Audiensi Ketua Yayasan Firdaus Kab. Jembrana

 


Jembrana - Bertempat di ruang kerja Kapolres Jembrana telah dilaksanakan giat audiensi dari Ketua Yayasan Firdaus Kab. Jembrana an. Ustad Mahmudi yang diterima langsung oleh Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana, S.H., S.I.K., M.I.K., Kamis (12/1/2023) pukul 10.30 Wita.


Ketua Yayasan Firdaus Kab. Jembrana Bapak Ustad Mahmudi menyampaikan dan berharap dalam kesempatan kegiatan silaturahmi ini mendapatkan pencerahan. “Saya juga mengucapkan terima kasih telah diberikan kesempatan untuk menyampaikan terkait keberadaan lembaga yayasan,” ucapnya.


Ia mengatakan sekolah yang didirikan adalah di bidang pendidikan bidang agama dengan tujuan untuk mencapai kebaikan. Yayasan yang didirikan adalah legal formal yang sudah berdiri di tahun 2008 dengan tingkat SMP dan SMA. 


“Yayasan ini telah dipercaya oleh dinas pendidikan karena telah membuat prestasi. Yang mendasari aktivitas adalah adanya pertumbuhan di bidang pendidikan sehingga pihaknya membeli lokasi yang saat ini berada di Kel. Lelateng, Kec. Negara,” kata Ustad Mahmudi.


Menindaklanjuti pertemuan di Kantor Kel  Lelateng, jika di PA (Pengadilan Agama) kalah pihaknya akan menyerahkan tanah tersebut sesuai prosedur. Jika menang di PA maka pihak Desa untuk mengeluarkan Surat Domisili dan dari pihak Desa konsisten mengeluarkan surat domisili sehingga pihaknya bisa mengajukan ijin operasional.


Secara yuridis pihaknya menempati rumah sendiri. Pihaknya sudah membuat surat nota keberatan atas tidak keluarnya ijin. Pihaknya siap dipertemukan dengan pihak warga secara kekeluargaan. Pihaknya menyayangkan permasalahan ini di bawa ke ranah publik.


“Diharapkan dengan adanya permasalahan ini bisa menemukan  langkah apa yang harus dilakukan oleh pihak yayasan,” ujar Ustad Mahmudi.


Menyikapi permasalahan tersebut, Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana, S.H.,S.I.K., M.I.K. berharap semua permasalahan ini jangan sampai ada hal-hal yang menimbulkan gangguan. Polres akan berkoordinasi dengan instansi terkait sehingga nantinya ada kepastian.


“Jangan sampai permasalahan ini dilatarbelakangi agama terlebih dengan perkembangan teknologi saat ini. Pihak Kepolisian menginginkan permasalahan ini jangan sampai ada yang menunggangi dan bisa diselesaikan secara kekeluargaan,” kata Kapolres.


“Mudah-mudahan dari semua pihak harus bisa mengikuti aturan. Diharapkan semua pihak harus bisa sama-sama menahan diri. Hindari tindakan-tindakan dari semua pihak yang dapat mempengaruhi situasi kamtibmas,” pinta perwira melati dua asal Gianyar ini.


(Hms Jbr)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama