Kapolresta Bawa Para-para Numbay Bahas Bahas Kamtibmas di Kampung Holtekamp

  


Polresta Jayapura Kota-, Menanggapi isu Kamtibmas berkembang, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Dr. Victor D. Mackbon, S.H, S.IK., M.H., M.Si kunjungi rumah Bapak Terianus Meraudje di Kampung Holtekamp Distrik Muara Tami bawa program Para-para Numbay miliknya untuk bahas Kamtibmas bersama warga disana, Senin (13/03).


AKP Cornelis Dima, S.H selaku Kapolsek Muara Tami juga turut mendampingi bersama beberapa personilnya dan kurang lebih sekitar 25 orang warga kampung yang hadir dalam kegiatan tersebut.


Bapak Terianus Meraudje selaku pihak yang bertanggung jawab angkat bicara terkait pemalangan yang direncanakan pihaknya. Dirinya mengatakan kiranya dengan kehadiran pihak Kepolisian yang dihadiri langsung oleh Kapolresta Jayapura Kota bisa mendapatkan solusi dan saran yang bisa bermanfaat.


"saya sangat mengapresiasi bapak selaku pimpinan yang bisa meluangkan waktu untuk bertemu dengan kami masyarat di Kampung, terkhusus memberikan rasa perhatiannya terkait masalah yang tengah kami hadapi dan sempat menjadi perhatian ditengah-tengah masyarakat," ujar Bapak Terianus.


Mendengar itu, Kapolresta Jayapura Kota KBP Victor Mackbon menanggapi apa yang disampaikan bahwa Kapolresta sudah berkomunikasi dengan pihak terkait dan telah disepakati akan melakukan pertemuan.


"Apabila memang ada kesepakatan yang belum dipenuhi antara pihak keluarga selaku pemilik ulayat maka sesegera mungkin kami akan komunikasikan agar segera diambil tindakan guna membuat clear permasalahan yang ada," jelas Kapolresta.


Selain itu juga permsalahan yang dihadapi di Kampung Holtekamp juga berupa pendidikan. Masih banyak anak-anak dikampung tersebut yang belum bersekolah, padahal Dana BOS dari Dinas Pendidikan telah diserahkan ke kampung-kampung. Dan ini sudah berlangung kurang lebih selama dua tahun.


Kapolresta pun meminta Kapolsek Muara Tami untuk memberikan himbauan kepada anak-anak di Kampung tersebut agar segera bersekolah. Program Pemerintah adalah wajib belajar minimal 9 tahun, dan semuanya sudah gratis.


"Tinggal kita sebagai orang tua bagaimana bisa mengajak anak kita pergi bersekolah, dan apabila ada masalah-masalah terkait dana kampung dan dana sekolah yang tidak jelas silahkan dicek agar oknum yang berperan didalamnya bisa kita cegah," pungkasnya.


Kapolresta berpesan agar mayarakat bisa menjaga kemanan dan ketertiban dilingkungannya.Segala permaslahan yang telah dibahas tidak habis di hari ini namun akan segera ditindak lanjuti dan kiranya bisa terselesaikan dan tidak ada pihak-pihak yang dirugikan.(*)


Penulis : Sesa

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama