Bentengi Generasi Muda dari Ancaman Digital, Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau Gelar Penyuluhan Bahaya Judi Online

 


MALINAU, Kalimantan Utara – Dalam upaya melindungi generasi muda dari dampak negatif perkembangan teknologi digital, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Wilayah Kodim 0910/Malinau menggelar penyuluhan tentang bahaya judi online kepada siswa-siswi SMA Negeri 3 Malinau, Kabupaten Malinau, Kamis (30/4/2026), yang diikuti sekitar 130 siswa-siswi.


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sasaran nonfisik program TMMD Ke-128 yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik di wilayah pedesaan, tetapi juga membangun kesadaran sosial dan karakter generasi muda.


Penyuluhan ini menghadirkan personel TNI bersama aparat kepolisian untuk memberikan edukasi kepada para pelajar mengenai dampak buruk judi online, baik dari sisi hukum, ekonomi, sosial, maupun psikologis.


Salah satu pemberi materi, Serda Harun, menjelaskan bahwa judi online menjadi ancaman serius bagi kalangan remaja karena sangat mudah diakses melalui telepon genggam maupun media sosial. Banyak kasus menunjukkan bahwa keterlibatan dalam judi online dapat merusak masa depan pelajar, memicu kecanduan, hingga menimbulkan persoalan keuangan dan tindakan kriminal.


“Generasi muda harus dibekali dengan pemahaman yang benar agar tidak mudah terjerumus dalam praktik judi online. Ini bukan hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga keluarga dan masa depan mereka,” ujar Serda Harun.


Ia menambahkan, melalui program TMMD, TNI hadir tidak hanya membangun sarana fisik, tetapi juga memperkuat ketahanan mental dan moral masyarakat, khususnya para pelajar.


Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka aktif menyimak penjelasan serta mengajukan berbagai pertanyaan terkait modus judi online yang sering muncul di media sosial dan cara menghindarinya.


Pihak SMA Negeri 3 Malinau menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi sinergi antara TNI, Polri, dan pihak sekolah dalam memberikan edukasi yang sangat relevan dengan kondisi saat ini.


Melalui penyuluhan ini, diharapkan para pelajar semakin sadar akan bahaya judi online dan mampu menjadi generasi yang cerdas, disiplin, serta fokus meraih masa depan tanpa terjebak dalam praktik yang merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.


(Pendim0910)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama